Aplikasi GIS bidang Aset Manajemen Pemerintah Daerah

Setiap aset selalu memiliki dimensi ruang, Aset Pemerintah Daerah memiliki beragam karakteristik serta berada dalam posisi geografis yang tersebar, sehingga pendekatan keruangan (spatial) dalam pengelolaan aset menjadi sangat penting. Pengelolaan (manajemen) aset dengan menggunakan pendekatan keruangan (spatial) akan memberikan keunggulan dan manfaat sebagai berikut :

Setiap obyek barang (aset) selalu ditempatkan dalam atribut (dimensi) ruang, baik berkaitan dengan obyek barang (aset) itu sendiri maupun posisinya dalam suatu lokasi tertentu. Ini akan memberikan kemudahan dalam analisis aset secara spasial (spatial analysis), mengingat ruang selalu “bergerak” dinamis.
Beberapa jenis aset tertentu bersifat sensitif terhadap variabel ruang, yaitu aset tanah (land) dan bangunan. Kedua jenis aset ini memiliki nilai yang sangat signifikan dibandingkan aset-aset lainya, serta mengandung potensi ekonomis yang sangat besar.

Bagi Pemerintah Daerah, Sistem Informasi Manajemen Aset Berbasis GIS ini akan memberikan kemudahan dan beberapa keunggulan sekaligus dalam hal :
1. Seluruh atribut data aset tercatat dan terinventarisasi dengan rinci.
2. Tercapainya tertib administrasi atas pencatatan aset (penambahan, penghapusan, up-dating dan lain-lain).
3. Pengolahan data-data aset cepat, sehingga informasi bisa diperoleh lebih efektif dan efisien.
4. Proses monitoring terhadap aset lebih optimal, ini disebabkan karena kemampuan SIMA untuk melakukan analisis baik atas aset maupun spasial.
5. Memberikan kemudahan (supporting tools) dalam proses pengambilan keputusan.
6. Karena dibangun di atas konsep spasial, SIMA mudah dikembangkan sebagai sistem informasi manajemen wilayah (estate management information system), baik untuk kecamatan, kabupaten/kota maupun propinsi.

Sistem Informasi Manajemen Aset berbasis GIS dapat menjawab permasalahan-permasalahan aset yang sering dihadapi Pemerintah Daerah, BUMN, Departemen, atau perusahaan berskala enterprise seperti berikut :

a. Aset berjumlah banyak dan tersebar secara geografis
b. Aset memiliki penanganan (treatment) yang spesifik
c. Aset memiliki nilai tertentu dikaitkan dengan posisi geografis
d. Aset memiliki masalah-masalah legal yang berbeda-beda
e. Pemanfaatan aset masih belum optimal, sehingga kinerja aset rendah
f. Proses pencatatan aset tidak sistematis dan terintegrasi
g. Manajemen data masih manual
h. Perencanaan pemanfaatan aset di masa yang akan datang belum optimal


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: